Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

kata demokrasi

Kata demokrasi sudah tidak lagi menjadi representasi kebebasan atas pendapat. Kata ini seringkali menjadi payung hukum berbagai macam pendapat dari penjuru negeri. Saya sendiri bingung dengan situasi seperti ini. Apalagi melihat arti demokrasi dalam KBBI yang punya arti sistem pemerintahan rakyat. Lagi-lagi kata rakyat disebutkan di dalam intisari demokrasi. Namun ada apa dengan kata rakyat di dalam KBBI ini? Apakah sudah sesuai dengan kenyataan? Atau hanya paradoks yang dibuat sebagai kiasan semata? Dari kegelisahan ini, saya pun merasa perlu menelisik lebih dalam lagi apa sebetulnya demokrasi di bawah rezim ini. Dan mengapa adanya demokrasi di atas rezim? Bukankah rakyat sebagai tuan atas budak-budak yang sedang menjabat di dalam pemerintah. Jika demikian, maka kritik yang dikeluarkan oleh rakyat itu cukup wajar jika diposisikan rakyat sebagai tuannya. Karena rumahnya sedang tidak baik-baik saja. Namun dalam kenyataannya, pembantu justru seringkali tampil sebagai juru selamat atas ga...